Metal Injection Molding (MIM) adalah jenis teknologi metalurgi serbuk baru, yang dikembangkan dari powder injection molding (PIM) untuk komponen keramik. Langkah-langkah produksi utama Metal Injection Molding adalah sebagai berikut: pencampuran serbuk logam dan pengikat-granulasi-pencetakan injeksi-penghilangan lemak-sintering-perlakuan selanjutnya-produk akhir. Teknologi ini cocok untuk produksi massal komponen metalurgi serbuk yang kecil, kompleks, dan berkinerja tinggi, seperti yang digunakan oleh industri jam tangan Swiss untuk membuat komponen jam tangan. Dalam beberapa dekade terakhir, teknologi MIM telah berkembang pesat, dan material yang dapat diaplikasikan meliputi: paduan Fe-Ni, baja tahan karat, baja perkakas, paduan berat jenis tinggi, karbida semen, paduan titanium, superalloy berbasis Ni, senyawa intermetalik, alumina, zirkonia, dan sebagainya. Teknologi Metal Injection Molding (MIM) mensyaratkan ukuran partikel serbuk kurang dari mikron dan bentuknya hampir bulat. Selain itu, kerapatan longgar, kerapatan getaran, rasio panjang terhadap diameter, sudut kemiringan alami, dan distribusi ukuran partikel juga diperlukan. Saat ini, metode utama produksi bubuk untuk teknologi pencetakan injeksi logam adalah atomisasi air, atomisasi gas, dan metode gugus karbonil. Merek bubuk yang umum digunakan untuk injeksi logam baja tahan karat adalah: 304L, 316L, 317L, 410L, 430L, 434L, 440A, 440C, 17-4PH, dll. Proses atomisasi air adalah sebagai berikut: pemilihan bahan baku baja tahan karat - peleburan dalam tungku induksi frekuensi menengah - penyesuaian komposisi - deoksidasi dan penghilangan terak - atomisasi dan penghancuran - deteksi kualitas - penyaringan - pengemasan dan penyimpanan. Peralatan utama yang digunakan adalah: tungku induksi frekuensi menengah, pompa air bertekanan tinggi, alat penghancur tertutup, tangki air sirkulasi, peralatan penyaringan dan pengemasan, peralatan pengujian.
Prosesatomisasi gasadalah sebagai berikut:
Proses pembuatan bubuk baja tahan karat meliputi: pemilihan bahan baku baja tahan karat - peleburan dalam tungku induksi frekuensi menengah - penyesuaian komposisi - deoksidasi dan penghilangan terak - atomisasi dan penghancuran - deteksi kualitas - penyaringan - pengemasan dan penyimpanan. Peralatan utama yang digunakan adalah: tungku peleburan induksi frekuensi menengah, sumber nitrogen dan alat atomisasi, tangki air sirkulasi, peralatan penyaringan dan pengemasan, peralatan pengujian. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing: Atomisasi Air adalah proses penghancuran utama, efisiensinya tinggi, produksi skala besar lebih ekonomis, dapat menghasilkan bubuk halus, tetapi bentuknya tidak beraturan, yang bermanfaat untuk mempertahankan bentuk, tetapi pengikat yang digunakan lebih banyak, memengaruhi akurasi. Selain itu, lapisan oksidasi yang terbentuk oleh reaksi air dan logam pada suhu tinggi menghambat sintering. Atomisasi Gas adalah metode utama untuk menghasilkan bubuk untuk teknologi pencetakan injeksi logam. Serbuk yang dihasilkan melalui atomisasi gas berbentuk bulat, dengan derajat oksidasi rendah, membutuhkan lebih sedikit pengikat, dan memiliki kemampuan pembentukan yang baik, tetapi hasil serbuk ultra-halusnya rendah, harganya tinggi, dan sifat mempertahankan bentuknya buruk, karena C, N, H, O dalam pengikat berpengaruh pada benda hasil sinterisasi. Serbuk yang dihasilkan melalui metode karbonil memiliki kemurnian tinggi, stabil pada awalnya, dan ukuran partikelnya sangat halus. Metode ini paling cocok untuk MIM (Metal Injection Molding), tetapi hanya untuk Fe, Ni, dan serbuk lainnya, yang tidak dapat memenuhi persyaratan berbagai jenis material. Untuk memenuhi persyaratan serbuk untuk pencetakan injeksi logam, banyak perusahaan telah meningkatkan metode di atas dan mengembangkan metode mikro-atomisasi dan atomisasi laminar. Saat ini, biasanya digunakan campuran serbuk hasil atomisasi air dan serbuk hasil atomisasi gas, yang pertama untuk meningkatkan kepadatan pemadatan, yang kedua untuk mempertahankan bentuk. Saat ini, penggunaan serbuk hasil atomisasi air juga dapat menghasilkan benda hasil sinterisasi dengan kepadatan relatif lebih dari 99%, sehingga hanya serbuk hasil atomisasi air yang digunakan untuk bagian yang lebih besar, dan serbuk hasil atomisasi gas digunakan untuk bagian yang lebih kecil. Dalam dua tahun terakhir, Handan Rand Atomizing Pulverizing Equipment Co., Ltd. telah mengembangkan jenis peralatan pengatomisasi dan penggilingan baru, yang tidak hanya dapat memastikan produksi skala besar pengatomisasian air dan bubuk ultrahalus, tetapi juga mempertimbangkan keunggulan bentuk bubuk bulat.
Waktu posting: 24 Oktober 2022









